Englishformuslim: Rahasia belajar bahasa secara kilat
Setidaknya ada 5 Alasan Mengapa Muslim harus bisa Bahasa Inggris: 1. Pendidikan yang lebih baik 2. Karir yang lebih cemerlang 3. Mempermudah Traveling Ke luar Negeri 4. Meningkatkan Kepercaan Diri 5. Dakwah Islamiyah ke orang Asing, Metode EM ini dirancang tidak hanya untuk Muslim tapi untuk Non-Muslim yang ingin belajar Islam lewat belajar bahasa Inggris

Senin, 12 Juni 2017

Rahasia belajar bahasa secara kilat

Bayangkan Anda melamar sebuah pekerjaan di luar negeri dan hanya tinggal satu masalah saja: ketrampilan berbahasa yang tak Anda miliki dan waktu tak cukup banyak untuk mempelajarinya.
Tampaknya mustahil, tetapi menurut beberapa ahli bahasa, Anda bisa belajar ketrampilan dasar untuk berkomunikasi dalam bahasa asing dalam beberapa minggu saja, dan menguasai dasar-dasarnya dalam beberapa bulan.
Sekalipun Anda tetap tak bisa dengan cepat menjadi mahir untuk membaca karya sastra dalam bahasa asing, Anda tetap bisa menguasai ungkapan dan bahasa teknis yang khusus Anda butuhkan untuk bekerja, baik dalam bidang diplomatik maupun di perusahaan multinasional terkemuka.
Bagi banyak orang, tak perlu waktu lama untuk membahas isu-isu terkini dengan seorang penutur asli di Roma, atau menikmati gosip dengan rekan kerja di Paris.

Mulailah berbicara

Kadang perjalanan kerja keliling dunia memaksa Anda mencari cara untuk bisa berbicara dalam berbagai bahasa. Benny Lewis, seorang insinyur, belajar tujuh bahasa –antara lain Spanyol, Prancis, dan Jerman– yang memudahkannya bekerja. Ia juga cukup mahir dalam beberapa bahasa lain, termasuk Mandarin.
Ketika belajar bahasa Spanyol -bahasa asing pertama bagi Lewis- dia butuh waktu setahun. Namun untuk bahasa berikutnya, bahkan termasuk dasar-dasar percakapan dalam bahasa Mandarin, bisa lebih cepat.
Rahasianya: ketika pertama kali harus belajar satu bahasa asing, Lewis membuat catatan-catatan sendiri, sehingga bisa menjawab pertanyaan sederhana dari orang asing. Dan ketika Lewis sudah menguasai bahasa asing lain, dia bahkan bisa bekerja sebagai penerjemah bahasa itu untuk tulisan-tulisan tentang masalah teknik.
Menurut para ahli, buku ungkapan dan petunjuk internet terbukti berguna pada tahap awal, karena alat bantu itu menambah kosa kata dan kepercayaan diri untuk bercakap-cakap dengan penutur asli, yang merupakan langkah pertama dalam belajar bahasa.
“Penghalang terbesar bagi seorang pemula adalah kurangnya kepercayaan diri,” kata Lewis. “Kepercayaan diri saya semakin besar (saat saya bercakap-cakap).”
Tentu saja, diperlukan keberanian untuk berbicara apabila Anda ingin maju dalam belajar bahasa asing, kata para ahli bahasa.
“Banyak orang tak membuat kemajuan apa-apa jika mereka tak membuka mulut kata Michael Geisler, wakil presiden sekolah bahasa di Middlebury College, Vermont, Amerika Serikat. “Jika Anda tak berani mengambil risiko, kemajuan akan lebih lambat.”
Jadi jangan takut mengambil risiko atau membuat kesalahan. Ketika mulai belajar bahasa Spanyol, Lewis mengaku ia bicara seperti Tarzan, tokoh fiksi yang hidup di hutan.
“Saya mengatakan ‘saya pergi toko serba ada’. Namun saya mencapai kemajuan karena memulainya. Momen ‘pencerahan’ saya adalah ketika –sesudah dua minggu belajar bahasa Spanyol- sikat gigi saya patah dan saya bisa bertanya untuk mencari gantinya di toko serba ada,” katanya. “Kemanapun saya pergi, orang-orang selalu sabar.”

Benamkan diri Anda

Geisler percaya bahwa 'membenamkan diri' secara total adalah kunci untuk menguasai bahasa asing dengan cepat. Semakin Anda membenamkan diri ke bahasa asing –seperti membaca, mendengar radio atau berbicara dengan orang– maka semakin cepat kemajuan Anda.
Murid-murid di Middlebury College diminta untuk mengikuti semua kegiatan ekstrakurikuler -dari olahraga sampai teater- dalam bahasa yang sedang mereka pelajari. Middlebury, yang juga punya program sarjana, memiliki pelajaran dalam 10 bahasa termasuk Prancis, Jerman, Cina, dan Ibrani.
Cara ini dengan giat juga didorong di Foreign Service Institute di Washington DC, AS, yang melatih bahasa asing untuk diplomat dan aparat Kementrian Luar Negeri Amerika Serikat. Lembaga ini memiliki ahli untuk melatih 70 bahasa asing. Kursus berlangsung selama 44 minggu, dengan tujuan mengajarkan murid mencapai ‘tingkat 3’ dalam bahasa asing: yang artinya mereka dapat membaca dan memahami majalah dalam bahasa asing yang mereka pelajari -setara dengan majalah Time- dan terlibat dalam percakapan mendalam.
Mencapai kemahiran dasar bercakap-cakap dapat diraih dalam waktu lebih singkat, yaitu hanya beberapa minggu menurut para ahli, terutama jika Anda berbicara bahasa itu secara lebih teratur. James North, wakil direktur pengajaran pada Foreign Service Institute berkata para murid dianjurkan untuk mengenal penutur asli bahasa yang sedang mereka pelajari.
“Anda perlu berinvestasi tidak hanya pada akal, tapi juga dengan hati,” kata North. Misalnya, Anda bisa bekerja sebagai sukarelawan atau terlibat dengan komunitas setempat di restoran maupun kegiatan-kegiatan di lingkungan Anda.
Di kota-kota besar ada kelompok-kelompok yang bertemu secara teratur –beberapa kali seminggu– yang mempertemukan orang-orang yang sedang berlatih bahasa tertentu. Ada juga pilihan internet. Lewis menyarankan italki.com, sebuah jaringan sosial belajar bahasa yang menghubungkan penutur asli dengan guru dan murid-murid yang sedang belajar bahasa bersangkutan. Beberapa lainnya adalah lang-8.com dan voxswap.com.
Dengan berbicara secara teratur bersama ahli bahasa atau penutur asli, Anda juga akan memiliki orang yang akan memeriksa dan mengkoreksi kemajuan Anda dalam belajar bahasa tersebut.
“Berlatih adalah pangkal kesempurnaan,” kata North. “Tapi praktek tanpa ada masukan, hanya akan menyempurnakan yang Anda sedang pelajari saja. Seorang murid yang naif tak akan memiliki perspektif tentang yang mereka kerjakan. Jadi amat penting untuk memiliki seseorang yang bisa mengatakan ‘ya, Anda di jalur yang benar’.”
Anda perlu meminta kepada lawan bicara untuk memberi masukan dan memastikan mereka boleh mengoreksi cara ucap dan tata bahasa Anda, walaupun para ahli mengatakan tak perlu khawatir pada tata bahasa pada tahap awal.
Gunakan bahasanya dulu, baru fokus pada tata bahasa, kata Lewis. Ketika Anda siap belajar tata bahasa, ia menyarankan penggunaan podcast di situs seperti radiolingua.com atau languagepod101.com yang bermanfaat untuk mempelajari tata bahasa dan membedah bahasa.
“Pada tahap itu, Anda akan punya banyak konteks. Saya akan melihat aturan-aturan dan mengatakan, "Begitulah alasannya kenapa mereka menyampaikannya dengan cara seperti itu,” katanya.
Ketika Anda belajar, pastikan Anda mengkonsumsi media dalam bahasa yang sedang dipelajari. Jika Anda baru memulai, bacalah buku anak-anak bergambar atau tonton film-film terkenal dalam bahasa yang sedang Anda pelajari, saran para ahli.
Sedang jika Anda punya tujuan khusus, seperti misalnya untuk berkomunikasi dengan pasangan Anda atau atau menggunakan bahasa asing di tempat kerja, motivasi merupakan yang Anda butuhkan untuk memperlancar percakapan.
Namun waspadalah terhadap ambisi yang terlalu besar. Jika Anda mengatakan ingin mahir dalam waktu dua bulan, kemungkinan besar Anda akan kecewa. Namun jika tujuan Anda adalah mencapai tahap bercakap-cakap dengan lancar, terutama untuk penugasan kerja, hal itu sangat mungkin.
sumber : http://www.bbc.com/indonesia/vert_cap/2015/05/150507_vert_cap_belajar_bahasa

Tidak ada komentar :

Posting Komentar