Englishformuslim: Inggris Indonesia rendah
Setidaknya ada 5 Alasan Mengapa Muslim harus bisa Bahasa Inggris: 1. Pendidikan yang lebih baik 2. Karir yang lebih cemerlang 3. Mempermudah Traveling Ke luar Negeri 4. Meningkatkan Kepercaan Diri 5. Dakwah Islamiyah ke orang Asing, Metode EM ini dirancang tidak hanya untuk Muslim tapi untuk Non-Muslim yang ingin belajar Islam lewat belajar bahasa Inggris

Sabtu, 06 April 2013

Inggris Indonesia rendah

ELTI Gramedia: Franchise Bahasa Inggris, Investasi yang Selalu Menguntungkan

Ditulis oleh admin pada 09 December 2011 | Telah dibaca 3311 kali

Negara ASEAN menyepakati pembentukan kawasan bebas ASEAN Community 2015, di mana bahasa Inggris akan menjadi bahasa resmi ASEAN. Indonesia harus memperbaiki tingkat penguasaan bahasa Inggrisnya, jika tak ingin ketinggalan. Inilah tantangan yang sekaligus peluang untuk bisnis pendidikan bahasa Inggris.   Surabaya, 8 Desember 2011 – Di Indonesia, setiap siswa yang telah menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi, bisa dikatakan rata-rata telah mendapat pelajaran bahasa Inggris lebih dari 10 tahun. Namun sayang, menurut beberapa survei, tingkat penguasaan bahasa Inggris kita masih di bawah negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, hingga Filipina. Hal tersebut, menurut Tom Randolph, dari US English Language Fellow—lembaga bentukan kedutaan Amerika Serikat untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris di berbagai negara—karena pendidikan bahasa Inggris di Indonesia lebih banyak menghafal ketimbang memahami.   Hal itulah yang sebenarnya menjadi tantangan penguasaan bahasa Inggris di Indonesia. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ELTI Gramedia (ELTI)—sebuah lembaga kursus pendidikan bahasa Inggris yang telah berdiri sejak tahun 1989—mengenalkan konsep pengajaran bahasa Inggris yang banyak praktik, dijelaskan dengan mudah dan menyenangkan, namun dengan tetap tidak meninggalkan pemahaman kaedah berbahasa yang baik, benar, dan akurat. “Kami hadir bukan untuk menggantikan pendidikan yang formal, tapi lebih bersifat melengkapi. Sehingga, ELTI memang punya kurikulum sendiri yang bertujuan melatih siswanya agar mampu berbahasa Inggris secara baik, benar, dan akurat,” sebut Evelina Kusumawardhani, Direktur Akademik ELTI. Dengan konsep tersebut, dalam perjalanannya lebih dari 20 tahun, siswa ELTI telah mencapai ratusan ribu dan tersebar di seluruh Indonesia.   Berkat komitmen itu juga, ELTI terus mampu menarik minat bagi siswa-siswi yang ingin memperbaiki kemampuan berbahasa Inggrisnya. Apalagi, bahasa Inggris kini telah jadi bahasa kedua, bukan lagi sekadar bahasa asing yang wajib dipelajari. Sebagaimana menurut Melvia A. Hasman, dalam tulisannya The Role of English in the 21th Century, bahasa Inggris sudah jadi bahasa internasional untuk bisnis dan komunikasi, serta untuk memudahkan akses pengetahuan dan teknologi.   Karena itu, mengingat kebutuhan yang terus meningkat di berbagai daerah seluruh Indonesia, ELTI akhirnya membuka peluang investasi bisnis pendidikan melalui sistem franchise. “Sejak pertengahan tahun ini, tepatnya bulan Juni lalu, kami resmi menawarkan kesempatan untuk berbisnis pendidikan bahasa Inggris dengan sistem franchise. Dibangun dengan sistem pendidikan yang telah teruji, serta dukungan dari perusahaan besar Kelompok Gramedia, membuat ELTI adalah pilihan franchise yang pasti menguntungkan,” sebut Jerry Udampo, Franchise Director ELTI Gramedia. “Dan, untuk memperluas kesempatan peluang ini, kami pun akan membuka stand ELTI di acara Info Franchise & Business Concept (IFBC) Expo “Ayo Berwirausaha” di Gramedia Expo, pada 9 hingga 11 Desember 2011 untuk memberi kesempatan bagi investor potensial di seputaran Jawa Timur dan Indonesia bagian Timur lainnya.” Sebab, menurut Jerry, pasar pendidikan bahasa Inggris di Jawa Timur dan sekitarnya masih terbuka sangat luas. “Sebagai salah satu provinsi yang memiliki jumlah perguruan tinggi paling banyak, ditambah 1000 lebih pondok pesantren yang mengajarkan bahasa Inggris, plus makin maraknya sekolah bertaraf internasional di Jawa Timur, ini merupakan pasar yang sangat potensial,” tambah Jerry.     Ditawarkan dengan Franchise Fee Rp200 jutaan, yang diperkirakan modal akan kembali pada tahun ketiga, saat ini sudah ada satu franchisee yang sudah beroperasi dan empat lainnya tinggal menunggu peresmian. Lokasinya tersebar di Makasar, Batam, Tasikmalaya, dan beberapa lokasi lain yang sedang menunggu approval dan survei. Sebelumnya, cabang yang dimiliki ELTI sendiri sudah ada di 11 lokasi di seputaran Jawa dan Sumatra. “Di ELTI kami memang tak sekadar menerima investor yang memiliki uang, tapi mereka yang punya komitmen besar untuk memajukan dunia pendidikan, terutama bahasa Inggris di Indonesia,” sebut Jerry.   Jerry sendiri berani menjamin, bahwa investasi franchise ELTI adalah pilihan yang tepat. Sebab, selain dukungan sistem pengajaran yang telah teruji puluhan tahun, pola kerja manajerial dan operasional yang di-back up oleh perusahaan ternama, ELTI terus berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan bahasa Inggris yang maju dan terdepan. Salah satunya, dengan mengembangkan pengajaran dari English Language Training Banbury, Oxford, Inggris serta dipadukan dengan pengetahuan lokal yang selalu up to date. Bukan itu, saja, pada akhir November 2011 lalu, ELTI juga telah menjalin kesepakatan kerja sama dengan UTS, Sydney Australia, untuk menyelenggarakan Academic English Program (AEP) dan IELTS Preparation Course. Program ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris pelajar dan mahasiswa Indonesia yang hendak mengambil kelas internasional atau yang akan meneruskan pendidikan di luar negeri.   Apalagi, ELTI dengan sistem franchise-nya, memiliki organisasi kerja yang tersistematisasi sehingga akan lebih memudahkan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan. Hal ini diperkuat oleh studi dari US Small Business Administration dari tahun 1978 hingga 1998, yang menemukan fakta bahwa 62% bisnis yang dikembangkan tanpa sistem franchise mengalami kebangkrutan. Sebaliknya, menurut survei dari US Department of Commerce, tingkat kegagalan bisnis yang dikelola dengan sistem franchise hanya 5%.   Begitulah, dengan menjalin hubungan baik dengan media massa di Jawa Timur melalui acara media gathering ini, dan ikut berpartisipasi di pameran Franchise Expo, diharapkan kemitraan yang terjalin makin meluas. Dan pastinya, selain mendatangkan keuntungan pada para investor, hadirnya franchise ELTI di berbagai daerah, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris orang Indonesia dan menjadikannya bahasa kedua, sehingga mampu menjawab tantangan kawasan ASEAN Community 2015 khususnya, dan dunia pada umumnya.   Tentang ELTI GRAMEDIA ELTI Gramedia adalah lembaga pendidikan bahasa Inggris yang telah berdiri sejak 1989. ELTI merupakan salah satu anak usaha dari grup Kompas Gramedia. Jumlah siswa ELTI saat ini sudah mencapai ratusan ribu dan tersebar di berbagai wilayah. Dengan kurikulum pengajaran bahasa yang teruji, ELTI mengajarkan siswanya untuk berbahasa yang baik, benar, dan akurat. Hal ini telah mengantarkan ELTI mendapat penghargaan sebagai salah satu kursus bahasa Inggris terbaik dari Kementerian Pendidikan Nasional.

 

 http://www.elti.co.id/berita-promo-detail/34

Tidak ada komentar :

Posting Komentar